Login to your account

Username
Password *
Remember Me
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan

Waspadai Pergerakan WNA

Written by | Published in: Berita Nasional |

Padang, Padek—Terbuka­nya era pasar global, mening­katkan jumlah warga negara asing (WNA) mengunjungi Indo­nesia. Di balik potensi pe­ning­katan devisa negara, pe­me­rintah maupun masyarakat juga tidak boleh lengah dalam mengantisipasi kepentingan warga asing yang bermaksud mengambil keuntungan secara ilegal. Salah satu yang patut diwaspadai dari kehadiran orang asing, terkait peredaran narkotika, serta perdagangan manusia (human trafficking).

Kewaspadaan dan antisi­pasi akan kedua hal negatif ter­sebut terungkap dalam Ra­pat Koordinasi Pembentukan Tim Pe­ngawasan Orang Asing (Tim­­­­pora) Sumbar yang dige­lar Kantor Kementerian Hu­kum dan HAM Sumbar di Hotel Axana Padang, Selasa (16/4).

”Pergerakan warga negara asing di daerah, juga perlu diawasi secara intens oleh Timpora. Monitoring diarahkan kepada orang asing yang dicurigai melakukan tin­da­kan melanggar hukum. Se­lan­jutnya, hasil pengawasan akan dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Kegiatan WNA yang bermanfaat, seperti kegiatan ekonomi dan pendi­dikan, tak perlu diawasi secara ber­lebihan. Namun jika kegia­tan WNA tersebut sudah me­nga­rah kepada hal yang tidak baik, harus diawasi secara ke­tat,” tegas Kepala Kantor Ke­menkumHAM Sumbar, Sudir­man D Hury usai acara.

Pengawasan harus dilaku­kan intensif oleh Timpora, untuk mendeteksi dini terha­dap kegiatan orang asing yang tidak sesuai undang-undang (UU). Tugas pengawasan itu dilindungi surat keputusan (SK) pembentukan Timpora. “Koordinasi bersama hari ini (kemarin, red) bertujuan me­nggali petapeta permasalahan untuk dipecahkan bersama,” jelasnya.

Jika perlu ada penegakan hukum keimigrasian, imbuh dia, penyelesaiannya tunduk kepada UU No. 6/2011 tentang Keimigrasian. Sesuai fungsi pokoknya, jika ada perkara pidana diserahkan kepada kepolisian. “Makanya untuk antisipasi perlu pengawasan, seperti wajib lapor RT 1 x 24 jam,” tambahnya.

Pertemuan ini dihadiri utusan instansi terkait yang menangani kegia­tan dan kebe­radaan orang asing. Di anta­ranya perwakilan Imigrasi, Ko­mandan Pos Ang­ka­tan Laut, Anggota BIN, TNI/Polri, Pol PP, Linmas Provinsi, Badan Kesbangpol, Bagian Dukcapil Dinas Tenaga Kerja dan Tran­smigrasi, Dinas Pe­mu­da Olah­raga, dan lain-lain.

“Tugas Timpora adalah memberikan saran dan per­timbangan kepada kepala dae­rah tentang pelaksanaan dan pengawasan orang asing. Saat ini di Sumbar, terdapat 298 orang asing di Padang dan 80 orang di Bukittinggi. Ini belum termasuk jumlah pela­jar 20 orang di Padang dan 13 orang di Bukittinggi. Saya meng­harapkan pasca­pem­ben­tu­kan, Timpora segera bekerja setiap saat. Hasil pengamatan dan pengawasan orang asing itu dapat dilaporkan ke pihak Imigrasi atau pengawas orang asing tingkat provinsi atau pusat,” tuturnya.

Menurut Sudirman, pen­ting­nya pengawasan terhadap keberadaan orang asing adalah demi menghindari potensi gangguan keamanan dan ke­nya­manan daerah. “Potensi pelanggaran administrasi ter­kait izin tinggal wisatawan man­canegara, juga layak di­was­padai. Dalam hal ini, peran kantor imigrasi sangat stra­tegis, sesuai UU No 6 Tahun 2011 Tentang Ke­imigra­sian,” jelasnya.

Kepala Kantor Imigrasi Pa­dang, Elfinur menjelaskan pe­nanganan orang asing terba­tas pada pengawasan fung­sio­nal, dengan terus melakukan koor­dinasi dengan instansi ter­kait. “Belum ada perma­sala­han ter­kait keberadaan warga asing di Sumbar,” pungkasnya.(*)

Sosialisasi Atasi Imigran Gelap

Written by | Published in: Humas |

INILAH, Ciamis –Kantor Imigrasi Tasikmalaya terus melakukan sosialisasi penanggulangan imigran gelap yang kerap masuk ke wilayah pantai priangan meliputi Tasikmalaya, Ciamis, dan daerah perairan lainnya.

Sosialisasi tersebut dimaksudkan untuk bisa bekerjasama menanggulangi imigran gelap yang kerap menjadikan wilayah priangan sebagai satu daerah penyebrangan menuju Australia.

Makassar – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas 1 Makassar melaksanakan penggembelang mental pegawainya melalui kegiata ESQ di Hotel Swiss Belin, Makassar, Sabtu (13/04/2013) hingga Minggu (14/0s/2013).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural maupun staf fungsional yang selama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Deportasi Warga Negara Belanda

Written by | Published in: Humas |

Kantor Imigrasi Jakarta Selatan akan Mendeportasi Warga Negara Belanda an. Robert Hulsebos karena Diduga Melakukan Penyalahgunaan Izin Tinggal

 

WN Pakistan Ditangkap Imigrasi Jaksel

Written by | Published in: Berita Lokal |

Jakarta - Warga negara Pakistan Ali Rehmat ditangkap Imigrasi Jakarta Selatan. Dia diamankan karena memberikan data dan keterangan palsu dalam penulisan izin di visa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Jakarta Selatan meringkus Ali Rehmat (34), warga negara Pakistan karena diduga memberikan keterangan palsu untuk izin tinggal kunjungan.

Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Maryoto Sumadi, mengatakan, Ali ditangkap pada Selasa (9/4/2013) saat hendak mengajukan perpanjangan izin tinggal kunjungan. Dalam surat permohonan perpanjangan visa kunjungan disebutkan bahwa Ali Rehmat tinggal di Apartemen Paradise Blok C1-A1 Ji Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.

Page 13 of 13

Peta Lokasi

Alamat Kontak

Jl. Warung Buncit Raya No. 207
Jakarta Selatan 12790

Phone : (021)79170912 , (021)79170913,
Fax : (021)79170914
Email :   This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Twitt @kanim_jaksel   Facebook Kanim_jaksel

 

LAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT

 

Hotline : 081383735382 (Jam Kerja)

Email    : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.