Kanim Jaksel Siap Dukung Inovasi "Si Ki-Be Peduli Lindungi" Kanwil kumham DKI Jakarta Untuk Cegah Penyebaran Covid-19


Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan 

Melayani (WBBM) terus berlanjut di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi 

Manusia (Kemenkumham) DKI Jakarta. Tak berhenti pada inovasi Si Ki-Be Live Talks

yang diperuntukkan untuk pengguna layanan di masa PPKM Darurat, Kantor Wilayah 

Kemenkumham DKI Jakarta meluncurkan inovasi teranyar yang menjawab kebutuhan 

pelayanan dan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi yaitu Si Ki-Be Peduli 

Lindungi.

Seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan beserta seluruh 

pegawai UPT lainnya yang berada di bawah naungan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta 

telah mengikuti secara virtual, launching dari aplikasi Si Ki-Be Peduli Lindungi yang 

dipimpin langsung oleh Ibnu Chuldun, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI 

Jakarta pada hari Senin, 6 September 2021.

Merespon cepat kebijakan Pemerintah, Si Ki-Be Peduli Lindungi merupakan inovasi yang 

dirancang sebagai sarana penapisan (screening) untuk mengurangi penularan Covid-19 

bagi Pegawai dan pengguna layanan yang berada di Kantor Wilayah Kemenkumham DKI 

Jakarta dengan memperhatikan keterisian kapasitas gedung sesuai level PPKM yang 

telah ditetapkan oleh Pemerintah. Tentunya Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI 

Jakarta Selatan sangat mendukung penuh inovasi tersebut untuk segera diterapkan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Ibnu Chuldun menyatakan bahwa 

dengan aplikasi tersebut Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta siap memberikan 

pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan nyaman dan aman di tengah situasi 

pandemi Covid-19. �Masyarakat dapat dengan mudah mengakses Si Ki-Be Live Talks

tanpa harus tatap muka, namun Si Ki-Be Peduli Lindungi akan mengakomodir 

masyarakat yang butuh berkonsultasi secara langsung di Kantor Wilayah�, tuturnya.

Pandemi Covid-19 yang belum selesai mengharuskan seluruh masyarakat di Indonesia 

untuk tetap waspada, tak terkecuali di Provinsi DKI Jakarta. Penerapan protokol 

kesehatan yang ketat menjadi hal penting yang selalu digaungkan di berbagai 

kesempatan oleh Pemerintah. Penggunaan aplikasi Peduli Lindungi pun menjadi syarat 

masuk ke berbagai pelayanan publik termasuk layanan transportasi, pusat perbelanjaan 

dan termasuk pula perkantoran. Hal inilah yang menjadi latar belakang peluncuran 

aplikasi Si Ki-Be Peduli Lindungi pada Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta.

Kapasitas gedung menjadi perhatian dalam penggunaan aplikasi ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dengan mengakses QR Code, maka akan tampil dashboard Si Ki￾Be Peduli Lindungi yang menginformasikan kapasitas dan tingkat keterisian pegawai dan 

pengguna layanan. Security pun berhak menolak pegawai dan pengguna layanan untuk 

masuk jika tidak melakukan check-in melalui aplikasi tersebut ataupun jika tingkat 

keterisian gedung telah mencapai batas maksimal.

Pada peluncuran aplikasi ini, Ibnu Chuldun menyampaikan harapannya agar aplikasi ini 

dapat digunakan oleh seluruh Satuan Kerja di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham 

DKI Jakarta, �Uji fungsi dilakukan selama 1 minggu di Kanwil, lalu kemudian dievaluasi 

dan disempurnakan serta selanjutnya akan diimplementasikan ke 28 satuan kerja DKI 

Jakarta�, ujar Ibnu.

Aplikasi Si Ki-Be Peduli Lindungi akan dijadikan sebagai program unggulan seiring 

dengan melangkahnya Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta ke tahap Tim Penilai 

Nasional (TPN) dalam pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM. 

Respon cepat ini dapat menjadi tolak ukur bahwa Kantor Wilayah Kemenkumham DKI 

Jakarta terus berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, 

implementatif dan tepat guna.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan sendiri sangat siap untuk segera 

mengimplementasikan aplikasi Si Ki-Be Peduli Lindungi secara optimal sesuai arahan 

dari Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta. Kami berharap UPT lainnya di lingkungan 

Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta serta masyarakat dapat bekerjasama 

mendukung inovasi tersebut, sehingga nantinya aplikasi Si Ki-Be Peduli Lindungi dapat 

benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh pegawai dan masyarakat untuk terhindar 

dari penyebaran Covid-19.

Administrator 07/09/2021